KLIKTREND.com – Di tengah suasana duka atas meninggalnya artis senior Ade Irawan, puisinya tentang Ahok kini kembali viral di jagad media sosial.

Diketahui Ade Irawan meninggal dalam prawatan di RS Famawati pada Jumat (17/1/2020) di usia 82 tahun.

Ibunda dari aktris Ria Irawan ini dimakamkan di Kompleks Pemakaman Tanah Kusir Jakarta Sabtu 18 Januari 2020 siang ini.

Aktor senior Ade Irawan
Foto/Kompas.com

TrendingAktris Ria Irawan Meninggal Dunia, Ini Riwayat Sakitnya

Membela Ahok

Di tengah suasana duka dan kesibukan menghantar sang aktris menuju tempat pembaringan terakhir, di media sosial kembali viral ‘Puisi Untuk Ahok’ karya mendiang Ade Irawan.

Puisi ini dibuat Ade Irawan saat heboh kasus penistaan agama karena kontroversi pidato Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 30 September 2016 di Kepulauan Seribu.

Saat itu, Ahok berpidato di depan para nelayan dalam kapasitas sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Akibat pidato Ahok tersebut, mencuatlah kasus penistaan agama yang menjerat pria asal Bangka Belitung tersebut sehingga berujung vonis penjara 2 tahun.

Sebelum vonis dijatuhkan, pro kontra pun bermunculan terkait kasus tersebut. Ada yang berdemo menentang Ahok dan menuntut dipenjarakan.

Sebagian arus lain membela Ahok, menganggap semerbak politisasi untuk menjegalnya dari kontestasi Pilkada Jakarta.

Masing-masing pihak punya kacamata dan alasan sendiri untuk mempertahankan argumentasinya, baik yang pro maupun kontra.

Trending: Ahok Gendong Yosafat Abimanyu, Begini Komentar Yuni Shara dan Luna Maya

Puisi Ade Irawan Tentang Ahok

Diketahui, saat itu, aktris Ade Irawan berada pada pihak yang membela Ahok.

Almarhumah begitu sedih, ayahanda Nicholas Sean Purnama itu terganggu kinerjanya membenahi Jakarta oleh masalah tuduhan penistaan agama.

Mengekspresikan galaunya, ibunda aktris Ria Irawan itu membuat puisi.

‘Puisi Untuk Ahok’ demikian judulnya.

Meski judulnya menyebut nama Ahok, di dalam naskah puisinya tak satu kata pun memunculkan nama Ahok.

Ahok
Foto Instagram/@ughtea__santuy

Kalimat-kalimatnya lebih banyak bernada keprihatinan. Ia bertanya soal, siapa sebenarnya pemegang kunci masuk surga?

Puisi tersebut kini kembali jadi pusat perhatian di media sosial setelah kabar Ade Irawan meninggal dunia pada Jumat petang 17 Januari 2020.

Puisi tersebut viral, sebagai salah satu bentuk warisan karya Ade Irawan yang juga pernah memerankan istri Jenderal AH Nasution di film Pemberontakan G30 S/ PKI.

Dia cuma laki-laki biasa, yang merambah semak liar dan sesekali menebas belantara kemunafikan dan keserakahan.

Kalau pun dia coba merajut maaf dan kedamaian, siapa yang mau peduli? 

Karena langkahnya sudah dijegal jeruji kebencian.

Dan cakar mereka sudah tak sabar ingin mengoyak kejujurannya. Kadang aku malu bersimpuh di sajadah, mencari jawabmu dalam tengadah.

Tuhan, siapa sesungguhnya pemegang kunci surga? Siapa?”