People & Celeb – Anang Hermansyah marah kepada istrinya, Ashanty di depan Asisten Rumah Tangganya (ART).

Kemarahan Anang Hermansyah terjadi karena sang istri kepergok mengelus sesuatu yang bukan suaminya.

Hal ini terungkap dalam sebuah video yang diunggah di Kanal YouTube The Hermansyah A6, sibgaimana dikutip Kliktrend.com pada Senin (22/6/2020).

TrendingBertolak Belakang dengan Ucapan Raul Lemos, Ini Kata Ibunda Anang Soal Aurel dan Azriel

Penyebab Anang Hermansyah Marah

Dilansir Kliktrend.com, dalam video tersebut tampak ayah dari Aurel Hermansyah itu geram dengan Ashanty.

Tak hanya itu, Ashanty bahkan sudah merogoh kocek dalam hanya untuk membeli barang yang menurut Anang Hermansyah tak terlalu berguna.

Sontak, Anang pun tak ragu memarahi Ashanty meski di depan asisten rumah tangga (ART) mereka.

Ashanty terlihat sedang berada di halaman rumah merawat sosok Calathea. Bahkan Ashanty terlihat mengelus dan mengelap sosok Calathea tersebut.

Sekedar diketahui, Calathea ini merupakan tanaman hias yang harganya lumayan mahal dan tergolong tanaman yang sensitif.

Sehingga, karena harganya yang selangit dan perlu perwatan ekstra, Ashanty pun dengan telaten merawat tanaman hias barunya.

Saking cintanya, Ashanty bahkan mengelap dan mengelus Calathea.

“Jadi dari kemarin udah aku elapin, tapi katanya gak boleh terlalu sering dielap,” ujar Ashanty.

“Baru nih ya bund?” tanya kameramen.

Diakui Ashanty, tanaman yang kini drawatnya ini butuh penanganan ekstra.

“Kalau siang dia itu mengkerut, terus nanti kalau malem langsung ngebuka. Ini ada 5, nanti bakal ada datang lebih banyak lagi,” papar Ashanty.

“Cuman nanti kalau lebih banyak, ngurusnya agak susah,” imbuhnya lagi.

Setelah beres, Ashanty tampal puas melihat hasil kerjanya.

“Udah, cakep amat dah,” puji Ashanty.

Ashanty dan Anang
Foto Instagram/@ananghijau

TrendingIngin Tawarkan Mobil ke Keluarga Anang Hermansyah, Andre Taulany Kena Semprot dari Ashanty

Anang Hermansyah Marah

Melihat apa yang dilakukan sang istri, Anang Hermasnyah datang dan langsung marah-marah.

“Bund, nagapain sih itu? Dibersih-bersihin terus ngapain? Bisa jadi duit gitu?” tanya Anang Hermansyah dengan suara tinggi.

“Dia harus dielapin,” jawab Ashanty.

“Lah iya, terus ngapain dikayak gituin?” cecar Anang Hermansyah.

“Dia ini butuh oksigen yank,” jawab Ashanty masih santai.

“Lah itu taruh di luar aja, katanya butuh oksigen,” timpal Anang Hermansyah masih marah.

Kemudian, Ashanty mengaku saking sayangnya pada tanaman tersbeut, ia sampai mengelusnya dengan kasih sayang.

“Aku elus-elus terus,” ujar Ashanty.

Melihat aksi aneh Ashanty, Anang Hermansyah marah dan mengaku aneh.

“Aku baru kali ini bund, lihat orang elus-elus tanaman,” ujar Anang Hermansyah dengan intonasi tinggi.

“Ngapain dielus-elus begitu?” tanya nya lagi.

Lantas, Anang memperkirakan bahwa harga tanaman yang sedang dielus Ashanty ini harganya murah.

“Emang berapaan ini? paling cuman Rp 10 ribu,” ujar Anang.

“Ya Allah masa Rp 10 ribu,” timpal Ashanty.

Akan tetapi, prasangka Anang Hermansyah ini langsung dibantah keras.

“Ih mahal,” jawab sang ART.

“Terus kalau mahal, ngapain beli mahal-mahal sih?” cecar Anang.

“Ih mas Anang gak tahu ya. Bunda udah beli mahal lagi lho, bentar lagi dateng,” imbuh ART.

“Berapa? berapa?” tanya Anang masih marah.

“Mas ini jutaan harganya, emang Rp 10 ribu,” jawab Ashanty.

“Ini aja udah layu, jutaan begini layu, gimana nih?” tanya Anang Hermansyah.

“Ini kalau siang emang layu,” jawab Ashanty lagi.

“Oh jadi kalau siang layu, malam seger. Terus kapan mau dilihatnya? Ngapain beli mahal-mahal cuman dilihat malam doang,” tegas Anang masih kesal.

“Dia ngikutin matahari,” jawab Suteng membela Ashanty.

“Ngikutin matahari gimana? Ada-ada aja. Habis itu ngikutin matahari berlari gitu maksudnya?” tegas Anang Hermansyah

“Tapi seneng ngelihatnya,” imbuh Ashanty.

Setelah itu, tukang yang membawa tanaman sudah datang.

Ashanty pun mempersilakan tukang tersbeut untuk masuk dan mengatur tanaman yang sudah dibelinya.

“Ini beli berapa lagi?” tanya Anang.

“Banyak satu mobil,” jawab ART.

Mendengar hal tersebut, Anang Hermansyah makin syok dan marah.

“Hah? Kamu kok iya-iya aja, padahal cuma ginian doang,” tegas Anang.

Kali ini, ucapan Anang yang emosi tak ditanggapi Ashanty. Ashanty langsung sibuk berbincang dengan tukang tanaman hias.