Berhutang Rp 38 M, Listrik Layanan Check-in Sriwijaya Air Diputus

KLIKTREND.com – Listrik untuk layanan check-in maskapai Sriwijaya Air diputus oleh pengelola Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), PT Angkasa Pura II (AP II), pada Rabu (27/3/2019).

Direktur Utama Sriwijaya Air Joseph Saul menuturkan, pemutusan listrik yang tiba-tiba itu membuat pelayanan penumpang menjadi sangat terhambat.

“Saat ini listrik khusus untuk check in tiba-tiba dimatikan dan tentunya pelayanan kepada penumpang sangat terhambat,” jelas Joseph saat dikonfirmasi wartawan.

Karenanya, layanan check-in maskapai penerbangan Sriwijaya Air di Terminal 2 Bandara Soetta terpaksa dilakukan secara manual. Pelayanan check-in manual juga diberlakukan untuk timbangan bagasi.

[wonderplugin_video iframe=”https://www.youtube.com/watch?v=M8-uIkL2X9o” videowidth=600 videoheight=400 keepaspectratio=1 videocss=”position:relative;display:block;background-color:#000;overflow:hidden;max-width:100%;margin:0 auto;” playbutton=”https://kliktrend.com/wp-content/plugins/wonderplugin-video-embed/engine/playvideo-64-64-0.png”]

TrendingCerita Awal Mula Rian Subroto Gunakan Jasa Vanessa Angel

Terkait Utang Sriwijaya Air

Menurut Joseph, pemutusan listrik di bagian layanan check-in tersebut diduga terjadi sejak pukul 18.45 pada Rabu (27/3) sore.

“Karyawan yang ada di counter telepon ke saya jam 19.00 WIB, sampai sekarang belum menyala. Saya sudah berusaha telepon Pak Awaluddin, Dirut Angkasa Pura II, tapi sampai sekarang belum diangkat,” terangnya.

TrendingSoal Jadi Istri Kedua Sandiaga, Tiffani: Saya Diminta Panitia

Joseph menduga, kejadian pemutusan aliran listrik ini terkait masalah utang dengan AP II. Selain itu pihaknya juga diakui memiliki masalah utang dengan Garuda Indonesia Grup dan Pertamina.

Diakui, pihaknya memiliki sejumlah utang kepada AP II, yakni sekitar Rp 38 miliar.

“Utang kami ke AP II kurang lebih Rp 38 miliar dan saat ini kami sedang berusaha memperbaiki Keuangan Sriwijaya Air Group,” ungkapnya.

TrendingTahu Isu Lucinta Luna Transgender, Begini Kata Sang Suami

Joseph berharap, pihak Garuda Indonesia dapat memberikan dukungan. Terutama karena Sriwijaya Air saat ini telah menjadi bagian dari Garuda Indonesia Grup.

“Management baru kami mohon dukungan GA sebagai salah satu poin penting kerja sama management untuk melakukan negosiasi dan restrukturisasi kewajiban kami di BUMN,” imbuhnya.

Sementara itu, Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soetta PT Angkasa Pura II Febri Toga Simatupang mengaku kaget mendengar kabar tersebut.

“Saya baru tahu kabar ini dan akan saya telepon segera ke bagian keuangan. Nanti akan saya kabarin setelahnya,” ujar Febri saat dikonfirmasi wartawan.*

(Kumparan)

Artikel SebelumnyaDipolisikan Karena Alat Kelamin Terlalu Besar, Berapa Ukuran Standar?
Artikel BerikutnyaKenapa Nikita Mirzani Tak Dipolisikan Syahrini, Ini Tebakan Netizen