KLIKTREND.com – Baru-baru ini Ruben Onsu menceritakan soal anak sulungnya Betrand Peto yang menangis lantaran ingat masa lalunya.

Hal ini diceritakan oleh suami Sarwendah Tan itu terkait sang anak yang pernah menjual ikan sebelum akhirnya diadopsi menjadi anak.

“Oh itu, Betrand kan dulu sempet jual ikan, jadi pas saat liat tukang ikan itu kayak (mengingat) dulu dia pernah jadi penjual ikan gitu,” ungkap Ruben Onsu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, dikutip dari Grid.ID pada Rabu (4/3/2020).

Betrand Peto dan Ruben Onsu
Foto Instagram/@betrandpeto_update

TrendingBegini Persiapan Ruben Onsu Jelang Ulang Tahun Betrand Peto

Ruben Enggan Bertanya Soal Masa Lalu Betrand

Presenter Ruben Onsu tak mau bertanya lebih lanjut perihal masa lalu Betrand Peto karena ingin menjaga hati anak lelaki tersebut.

“Saya nggak nanya mas kalo itu, jadi sampai sekarang dulu jualnya apa, karena apa, buat apa, saya nggak mau nanya, karena itu sama aja saya mengorek masa lalunya,” ungkap Ruben Onsu.

Jika Betrand Peto tengah bernostalgia tentang masa lalunya, biasanya Ruben Onsu hanya bertindak sebagai pendengar.

“Kalau anak saya cerita tentang masa lalunya, saya menjadi pendengar yang baik, dia tidak cerita, saya tidak pernah mau tahu,” ungkap Ruben Onsu.

TrendingUsai Disunat, Betrand Peto Dapat Hadiah dari Jordi Onsu

Tak Lupa Masa Lalu

Bagi Ruben Onsu, putra sulungnya, Betrand Peto Putra Onsu yang tidak pernah lupa dengan latar belakangnya tersebut adalah poin penting.

Di mana dalam usia beranjak remaja, perubahanan sikap sangat rentan terjadi.

“Oh iya, makanya Betrand itu tidak pernah lupa masa lalunya, lupa dengan ceritanya. Buat saya, itu harus tetap dipertahankan, kan perubahan anak teenagers ini mudah sekali,” jelas Ruben Onsu.

Oleh karena itu, Ruben Onsu selalu memandu Betrand Peto untuk fokus pada jalan yang baik.

Jadi, di sini saya harus mengarahkan dia, dengan pola pikirnya dia, karena Betrand ini masih suka out focus, jadi saya masih mengajarkan Betrand untuk tetap bisa fokus apa yang dia kerjakan.”

“Jadi, apapun yang dia kerjakan, itu berhasil, minimal satu yang dikerjakan, satu yang berhasil,” tutup Ruben Onsu.*