fbpx
People & CelebDeddy Corbuzier Komentari Video Syur Mirip Gisel

Deddy Corbuzier Komentari Video Syur Mirip Gisel

Kliktrend.com – Video syur meirip Gisella Anastasia yang viral baru-baru ini mengundang komentar dari presenter ternama tanah air, Deddy Corbuzier.

Ayah Azka itu memberikan pendapatnya tentang video tersebut yang telah menyita perhatian publik tanah air.

Dilansir Kliktrend.com dari TribunNews, pada Rabu (11/11/2020), Deddy memberikan tanggapan bahwa kasus tersebut tidak perlu diusut.

Baca jugaBetrand Peto Disebut Anak Pungut, Ruben Onsu Beri Tanggapan Menohok

Komentar Deddy Corbuzier

Beredarnya video syur mirip Gisel membuat publik penasaran dengan sosok yang terlibat dalam kasus asusila tersebut.

Berbagai macam komentar muncul sebagai reaksi atas beredarnya video yang berdurasi 19 detik itu.

Sementara itu, terkait video syur mirip artis yang sempat viral beberapa waktu lalu, Deddy Corbuzier ikut beri komentar.

Gegara viralnya video seks mirip artis itu, nama Gisella Anastasia ikut terseret.

Banyak yang menduga jika pemeran wanita dalam video seks itu mirip dengan Gisella Anastasia.

Bagi Deddy Corbuzier, jika sekalipun benar pemeran wanita itu adalah Gisella Anastasia, perkara ini tidak perlu diusut.

Dia mempertimbangkan mental Gisella Anastasia, Gading Marten, dan Gempita Nora Marten.

“Hal-hal kaya gini kalau diusut lebih panjang lagi, kasihan Gisel-nya, kasihan Gading juga, kasihan anaknya juga,” kata Deddy Corbuzier di YouTube, Selasa (10/11/2020).

Deddy merasa yang harus disalahkan adalah penyebar video seks tersebut. Jika penyebar ditemui, perkara ini bagi Deddy sudah selesai.

“Menurut gue cari aja yang nyebarin, kelar,” tandasnya.

Gisella Anastasia
Foto Instagram/@gisel_la

Baca jugaHotman Paris Komentari Video Panas Mirip Gisella Anastasia

Komentar Pakar Telematika

Sementara itu, pakar telematika Abimanyu blak-blakan menanggapi video syur tersebut di acara Kabar Petang TV One, Senin (9/10/2020).

“Apakah dari yang 19 detik dan 1,36 menit itu semuanya video rekaman asli dari handphone atau direkam lagi, ada copy-annya?” tanya sang presenter.

“Videonya video asli atau bukan?” tanya sang presenter lagi.

Ditanya seperti itu, sang pakar telematika menyebut sudah jelas.

“Clear, clear, sangat jelas,” tegas sang pakar.

Meski begitu, masih ada 2 unsur yang harus tetap dikedepankan dalam memriksa keaslian video syur mirip Gisel ini, yakni soal adanya rekayasa digital dan konten.

Untuk yang video syur 1,36 menit, pakar telematika menyebut tidak ada rekayasa digital.

“Dengan konten yang 1,36 menit, saya konfirmasikan tidak ada rekayasa digital,” ungkap Abimanyu.

Maksud dari tidak ada rekayasa digital adalah tidak adanya rekayasa memanipulasi wajah agar terlihat mirip seperti seseorang.

Akan tetapi, bisa saja video syur yang beredar mirip Gisel itu adalah rekayasa konten. Artinya memang disetting serupa dengan wanita yang dituduhkan.

Seperti pemerannya mirip, suasana lokasinya dibuat sama dan lainnya untuk kepentingan tertentu.

“Tetapi yang masih paling mungkin adalah dugaan rekayasa konten,” kata Abimanyu.

Juga masalah gorden yang sempat jadi perbincangan di kalangan netizen yang disebut mirip seperti gorden yang ada di kamar Gisel.

Juga terkait baju yang dikenakan si wanita dalam video syur yang disebut-sebut mirip seperti yang dipakai Gisel di bulan Maret 2019 silam.

Namun, sang pakar telematika Abimanyu menyebut kemiripan kurang berdasar, karena gorden dan baju itu bisa dibeli di mana saja.

“Misalnya, satu objek di video tersebut seperti gordennya, televisi dan lain sebagainya. Kemudian baju yang dikenakan si wanita yang mengacu pada seseorang,” jelasnya.

“Baju itu bisa dimana-mana. Gorden bisa dibeli dimana pun,” tambahnya.

Tapi belum tentu pemerannya benar-benar si wanita yang dituduhkan itu.

Maka dari itu, untuk menganalisis lebih jauh, maka jangan hanya cari kesamaan, tapi juga perbedaan dari ketiga video yang beredar.

“Yang 19 detik merupakan bagian dari yang 33 detik. Yang 33 detik bagian dari 1,36 menit. Berarti dengan demikian video utamanya yang 1 menit 36 detik,” ujar sang pakar telematika.

Bahkan, jika ada video yang lebih panjang, maka akan lebih mudah untuk menganalisis siapa sosok pemeran di balik video syur tersebut,

“Biar gak salah menuduh orang, harus dilihat video lengkapnya. Jangan hanya sebagian yang 1 menit 36 detik juga,” ucap Abimanyu.

“Video 1 menit 36 detik itu belum konten dari awal hingga akhir. Ibaratnya, dengan adegan tersebut masih setengah jalan, lalu berakhirnya steengah jalan,” papar Abimanyu.

“Harusnya ada konten sebelum adegan dan sesudah adegan,” tambahnya.

Menurutnya, jika mendapatkan video full-nya, maka akan mendapatkan gambaran penuh soal siapa sosok pemeran video syur tersebut.

“Sehingga bisa terverifikasi lebih jelas. Apakah ini sebetulnya ini bisa mengacu pada seseorang, atau tidak mengacu pada seseorang,” ungkap Abimanyu.

“Dengan pengungkapan lebih, akhirnya ketahuan sumbernya dari mana, siapa yang memiliki konten ini sebelumnya,” pungkasnya.*

Terkini