Dituduh Jual Harta Warisan Lina Jubaedah, Pihak Teddy Pardiyana Beri Bantahan

Kliktrend.com – Pihak Teddy Pardiyana akhirnya memberikan bantahan terkait tudingan jual harta warisan milik mendiang Lina Jubaedah.

Hal ini diungkapkan kuasa hukum Teddy melalui kuasa hukumnya, Ali Nurdin dalam sebuah video di kanal YouTube seleb oncam news, Selasa (22/12/2020).

Bantahan Teddy muncul lantaran sebelumnya tersiar kabar yang menyebut dirinya menjual sejumlah aset peninggalan Lina.

Baca jugaDiprotes Warganet, Top Beauty World Jelaskan soal Masuknya Lesti Kejora Jadi 5 Perempuan Tercantik Dunia

Bantahan Teddy soal Jual Harta Warisan Lina  

Terkait harta warisan Lina, padahal di dalamnya terdapat hak Rizky Febian karena ada uang penghasilannya di tahun pertama menyanyi.

Bahkan, putra sulung Sule dan Lina ini menemukan aset yang berupa kos-kosan hingga mobil dijual di sebuah situs.

Terkait isu itu, lantas kuasa hukum Teddy, Ali Nurdin memberikan keterangan dan membantah keras.

Menurutnya, sangat tidak wajar apabila Teddy dikabarkan menjual aset milik Lina.

Dikarenakan semua aset yang diisukan dijual bukanlah atas nama kliennya.

“Pendapat saya sih agak lucu juga ya kalau memang katanya menjual aset berupa rumah.”

“Padahal itu bukan atas nama si penjual,” terang Ali Nurdin.

Sehingga menurut Ali Nurdin sangat mustahil apabila Teddy menjual aset Lina.

“Misalnya atas nama Kang Sule atau almarhum tapi dijual oleh Teddy saya pikir itu mustahil.”

“Nggak mungkin itu sama sekali, nggak mungkin,” tambahnya.

Ali Nurdin menambahkan tak habis pikir dengan isu yang beredar.

Karena apabila aset yang diisukan adalah harta gono gini, Teddy tak bisa asal menjual.

Ia mengatakan apabila Teddy memang melakukan transaksi jual beli, pasti sudah ada pemalsuan surat.

Dan pembelian rumah, sifatnya sangat kompleks karena melibatkan sejumlah pihak.

Maka, jika Teddy menjual aset Lina pasti sebelumnya ia sudah diamankan oleh kepolisian.

“Kalau itu memang harta gono gini dijual sama suami baru, caranya gimana.”

“Jadi saya pikir nggak mungkin, kalau toh memang ini terjadi pasti akan ada pemalsuan,” ucap Ali Nurdin.

Rizky Febian Beri Respon Tegas soal Isu Teddy Jual Harta Warisan sang Mama

Saat melakukan konferensi pers, Rizky Febian bersikap tegas dalam menanggapi isu tersebut.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH Infotainment, Sabtu (19/12/2020).

Terkait dengan itu, ia tetap ingin minta tanggung jawab dari Teddy.

Lantaran Teddy sudah dianggap melakukan kesalahan karena menjual tanpa ada obrolan.

“Kalau aku tetap ingin mempertanggungjawabkan hak Iky.”

“Karena dengan dia menjual tanpa ada pembicaraan dengan Iky itu menurut saya sudah sangat bersalah,” terang Rizky Febian.

Lanjut, apabila kabar itu benar putra sulung Sule dan Lina ini akan mempertanyakan aliran dana tersebut.

Selain ada hak Rizky Febian, di dalam aset Lina ternyata pun menyangkut orang lain.

“Untuk hal itu Iky masih harus tanya ke Pak Teddy sudah di kemanakan saja?”

“Itu bukan hak Iky saja, maksudnya banyak hak dari saudara Iky juga,” tambahnya.

Semenjak isu ini terangkat ke media, Rizky Febian mengaku pihak Teddy tak memiliki iktikad baik.

Teddy dan Lina
Teddy dan Lina/ Instagram @tribunsumsel

Baca jugaIntip 14 Artis Tanah Air yang Cerai di Tahun 2020, Siapakah Mereka?

Tanggapan Sule soal Isu Aset Lina yang Dijual Teddy

Sementara itu, Sule sempat menanggapi kabar yang menyebutkan Teddy menjual harta warisan mama Rizky Febian.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH Infotainment, Selasa (22/12/2020).

Sang komedian mengaku biasa saja bahkan tak kaget mendengar itu aset mantan istrinya dijual.

Justru ia meminta agar dapat mengikuti perkembangan polemik ini seperti apa.

Sule berharap, Teddy mampu memberikan bukti kuat terkait pertanyaan Rizky Febian soal haknya.

“Biasa ajalah, kita lihat aja nanti ke depannya seperti apa.”

“Semoga aja dia bisa membuktikan pertanyaan Iky,” jelas Sule.*

Terkini

Gratis Berlangganan

Dapatkan update trending topic Indonesia terkini dengan gratis berlangganan artikel Klik Trend.