Giring Dihujat Netizen Setelah Video Terperosok ke Kubangan Lumpur Sirkuit Formula E Viral

Giring Dihujat Netizen Setelah Video Terperosok ke Kubangan Lumpur Sirkuit Formula E Viral
Foto: Kliktrend.com - Web/@viva

Kliktrend.com – Ketua DPP PSI Giring Ganesha terperosok ke dalam kubangan lumpur saat berjalan di sekitar lokasi tempat pembangunan sirkuit Formula E, Ancol, Jakarta Utara.

Peristiwa tersebut Giring rekam dan diunggah di akun twitternya @Giring_Ganesha pada Rabu (5/1/2022) sore pukul 15.13 WIB.

Baca Juga: Pengurus BEM Perkosa 3 Mahasiswi, Rektor UMY Angkat Bicara

Sambil mengungkapkan kekecewaannya, Giring kaget kakinya terperosok ke dalam lumpur.

“Gue nggak habis pikir uang rakyat Jakarta dihambur-hamburkan seperti ini, terus proyek ambisius buat nyapres ini, ya Allah…,” kata dia saat terperosok sambil tangan memegang kamera.

Giring Sebut Formula E Proyek Ambisius Anies Baswedan


Giring mengatakan, proyek balap mobil Formula E merupakan proyek ambisius Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menelan anggaran ratusan miliar rupiah.

Karena lokasi sirkuit masih berbentuk kubangan lumpur, Giring merasa ragu lokasi tersebut bisa benar-benr menjadi lintasan balap Formula E.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Dilaporkan ke KPK Atas Dugaan Korupsi, Apa Kasusnya?

“Gue nggak yakin ini bisa kejadian pembangunan sirkuit ini. Mudah-mudahan nggak malu-maluin Indonesia di mata internasional,” ucap dia.

Bukannya mendapat dukungan, warganet yang merespons malah mem-bully Giring dan namanya sempat jadi trending di Twitter.

Tanggapan PSI

Foto: Kliktrend.com – Web/@tribunjatim

Menanggapi serangan tersebut, Juru Bicara DPP PSI, Sigit Widodo mengatakan bahwa tindakan Giring wajar yang memunculkan pro dan kontra.

Dia mengatakan bila bicara netizen Indonesia, memang ada yang sudah sangat terpolarisasi.

“Dalam kasus PSI juga ada yang selalu menentang dan ada yang selalu mendukung. Tapi, kebanyakan netizen dalam analisa kami tidak menentang narasi-narasi yang disampaikan oleh Bro Giring,” kata Sigit.

Baca Juga: Terbaru, Ahok Kembali Dilaporkan Atas 7 Dugaan Kasus Korupsi

Dia mengatakan, silent majority juga ada di dunia internet. Menurutnya tindakan Giring yang sidak ke lokasi Formula E mestinya dianggap sebagai pengingat.

Sigit mengatakan demikian karena rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mau menggelar ajang Formula E dengan anggaran Rp560 miliar. Ia menyinggung anggaran itu berasal dari uang rakyat.

“Dengan kondisi calon sirkuit yang masih lebih mirip tempat ternak kambing rakyat, apakah ambisi ini realistis?” jelas Sigit.

Menurutnya, jika pengerjaan sirkuit Formula E dikebut maka berapa besar lagi biaya yang harus dikeluarkan rakyat. Padahal, saat ini rakyat masih menghadapi pandemi COVID-19.

Kondisi Lokasi Sirkuit Formula E

Foto: Kliktrend.com – Web/@surya

Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga terkejut melihat kondisi sebagian lokasi sirkuit Formula E yang masih berbentuk lahan kosong berlumpur.

Dia mengatakan, lahan kosong tersebut bukan hanya tidak padat, tetapi kondisinya masih sangat mentah untuk dibangun sebuah jalan, terlebih sirkuit untuk balapan.

Baca Juga: Balas Komentar Thariq Halilintar, Fuji: Kalau Kangen Bilang Aja

“Jadi dulu rawa Pak, rawa ini semua!” tutur dia melansir kompas.com.

Kondisi tersebut membuatnya ragu bahwa pembangunan sirkuit bisa dilaksanakan dengan cepat. Adapun Jakpro menargetkan sirkuit akan selesai dibangun dalam waktu tiga bulan.*

Exit mobile version