KLIKTREND.com – Hasil Pilpres 2019 ada yang memuaskan dan ada yang tidak memuaskan terutama bagi partai-partai yang tidak lolos Parliamentary Threshold.

Salah satunya adalah Parta Solidaritas Indonesia (PSI). Walaupun demikian, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie tidak tertarik untuk bergabung dengan partai politik yang telah lolos ke parlemen.

Hal tersebut disampaikan Grace untuk menjawab ajakan Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, agar partai-partai yang tidak mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk bergabung.

“Enggak lah, sama sekali tidak. Kita punya platform baik kok,” ucap Grace di Jakarta, Kamis (19/4/2019).

[wonderplugin_video iframe=”https://www.youtube.com/watch?v=pFClj9e7J8c” videowidth=600 videoheight=400 keepaspectratio=1 videocss=”position:relative;display:block;background-color:#000;overflow:hidden;max-width:100%;margin:0 auto;” playbutton=”https://www.kliktrend.com/wp-content/plugins/wonderplugin-video-embed/engine/playvideo-64-64-0.png”]

Trending: Ketum PSI, Grace Natalie: Setelah Kami Kalah, Tidak ada penyesalan

PSI Memiliki Infrastruktur Digital yang Lebih Baik

Grace mengatakan, PSI memiliki infrastruktur digital yang lebih baik dibandingkan partai politik lainnya. Sehingga, kader PSI yang lolos di tingkat DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota akan menerapkan kerja yang transparan.

“Kami di sana nanti, yang PSI gagas adalah transparansi kinerja dewan dan itu bisa kita lakukan. Melalui aplikasi solidaritas, rapat-rapat akan live, termasuk membahas peraturan daerah dan anggaran,” katanya.

Grace menyakini perolehan suara untuk PSI pada Pemilu akan datang dapat lebih banyak lagi dari saat ini 2 persen atau 3 juta suara.

“Jadi ini akan menyenangkan dan kita sudah tidak sabar, apa yang kita idam-idamkan eksperimen politik. Kalau ini bisa kita bawa ke level DPRD dan masyarakat bisa melihat cara kerja aplikasi ini, maka kami optimis banget 2024 orang akan lebih banyak mendukung PSI,” paparnya.

Trending: Grace Natalie: PSI Tidak Akan Pernah Berkoalisi dengan PKS

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan, partai politik yang tidak lolos ke parlemen bisa bergabung ke partai yang lolos.

Sebab, menurut Cak Imin, tidak perlu banyak partai di Indonesia. “Pengalaman berharga yang bisa jadi pelajaran. Tidak usah banyak-banyak partai, gabung saja yo. Yang gagal gabung,” kata Cak Imin.*

TribunNews )