KLIKTREND.com – Pengumuman yang diterbitkan Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, tentang menyambut dan menghormati bulan Ramadhan menuai tanggapan yang beragam dari warganet.

Pengumuman No 4 Tahun 2019 tentang menyambut dan menghormati bulan suci Ramadhan 1440 H tersebut diposting melalui akun twitter resmi milik Pemerintah Kota (pemkot) Malang, @PemkotMalang.

Salah satu poin yang paling menjadi sorotan yakni tentang imbauan agar pemeluk agama selain Islam untuk tidak makan, minum serta merokok secara demonstratif. Menurutnya semua itu akan mengganggu kekhusukan Umat Muslim yang tengah menjalankan puasa.

TrendingSyahrini Sindir Tamu Undangan, Ramalan Denny Darko Terbukti

Imbauan Pemkot Malang Tuai Reaksi Warganet

Imbauan Pemkot Malang tersebut mendapat sambutan beragam di media sosial Twitter. Ada yang menanggapinya dengan candaan ada juga yang menimpalinya dengan pendapat serius.

Beberapa komentar menyatakan siap melaksanakan syiar agama, agar tampak seperti diamanatkan dalam pengumuman.

“Tenang pak mulai besok saya akan melaksanakan syi’ar agama penuh dakwa di socmed saya agar ‘tampak’.

*Sembari makan gedang goreng dan minum es degan hehe*,” tulis akun @fapyourbae seperti dikutip detikcom, Senin (6/5/2019).

TrendingBisa Dapat Rp 500 Juta Sebulan, Ini Rahasia Admin Lambe Turah

Penyesalan juga disampaikan netizen, yang menilai pengumuman dikeluarkan Wali Kota Malang itu seakan-akan menginginkan agar orang berpuasa dihormati umat lain.

“Poin B.2, “Tdk makan, minum, & merokok secara demonstratif,” itu maksudnya “TDK MAKAN, MINUM, & MEROKOK SMBL KOPROL, ROL DPN, ROL BLKNG, LOMPAT2, JUNGKIR BALIK, APLG SAMBIL BERENANG DLM KUBUR,” gitu…Jd jgn punya pikiran negatif dl. Ini dibuat semata2 spy tdk keselek aja kok,” kata akun Mata Hari @TheEyeOfTheDay.

“Oh ya sebagai pemeluk agama islam, untuk poin B.2 saya gak merasa tersakiti, ya emang bulan Ramadan itu kan lagi bulan ujian…. Kalo imannya kuat mah mau ada makanan di depan mata mah ga bakalan kegoda,” ucap akun lainnya.

TrendingSelamat! Meghan Markle dan Pangeran Harry Dianugerahi Seorang Putra

Tak hanya mengatur soal makan minum secara demonstratif. Pengumuman itu juga meminta pembagi takjil ataupun pengisi hiburan agar tidak menggunakan badan jalan.

Bisa dibilang, ini merupakan pengumuman kedua yang kontroversial dikeluarkan oleh Wali Kota Malang pasca perayaan Natal dan tahun baru yang diharapkan tak demonstratif.

(Detik)