People & Seleb – Dunia hiburan tanah air kembali dirundung duka atas meninggalnya Purwaniatun, pemain sinetron yang sering berperan sebagai ART.

Pesinetron yang kerap memerankan asisten rumah tangga (ART) ini meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada di usia 66 tahun pada Senin (23/3/2020).

Hal tersebut dibenarkan oleh cucunya yang bernama Gia. “Iya benar (meninggal dunia),” ucap Gia, saat dihubungi wartawan pada Senin (23/3/2020), dikutip dari Kompas.com.

Pesinetron Purwaniatun
Foto/Liputan6

TrendingTerinfeksi Corona, Dua WNI di Arab Saudi Terpantau Stabil

Jalani Operasi Kanker

Gia menambahkan bahwa meninggalnya Purwaniatun lantaran sakit. Sebelumnya, Purwaniatun sempat menjalani operasi kanker rahim. Setelah itu, keadaannya tak kunjung membaik.

“Pasca-operasi, kanker rahim. Setelah dioperasi, diangkat, baru sakitnya. Setelah itu, belum membaik gitu sampai sekarang,” tutur Gia.

Purwaniatun meninggal pada usia 66 tahun. Gia, selaku cucunya menyebut bahwa mendiang merupakan sosok yang suka menghibur.

“Ya gitu suka ngelawak. Iya aktif terus,” ujar Gia mengungkapkan sosok sang nenek.

TrendingCerita Pengantin Gelar Pernikahan di Tengah Wabah Corona, 37 Orang Terinfeksi Covid-19

Sosok Purwaniatun

Diketahui Purwaniatun atau yang dikenal dengan Mba Pur adalah salah satu sosok aktris yang selalu tenar dengan perannya sebagai asisten rumah tangga.

Mba Pur lahir di Surakarta, 31 Desember 1952. Ia dikenal sebagai sosok pemain sinetron yang lama melanglang buana di industri hiburan tanah air.

Sebelum meninggal, ia sempat dioperasi. Namun, setelah operasi keadaannya terus mengalami penurunan hingga harus dirawat secara intensif di ICU selama lebih dari satu bulan.

“Setelah operasi dua hari doang sadarnya, terus memburuk. Kira-kira sekarang hari ke-40 setelah operasinya di ICU. Dari operasi di ICU sekarang hari ke-40,” ujar sang cucu.

Setelah melakukan berbagai tindakan medis untuk penyembuhan, Tuhan berkehendak lain. Purwaniatun dinyatakan meninggal dunia.

“Iya meninggal, pascaoperasi kanker rahim. Setelah dioperasi, diangkat sakitnya, setelah itu belum membaik gitu sampai sekarang,” ia mengakhiri.

Jenazah Mba Pur masih disemayamkan di rumah duka. Rencananya jenazah akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Uumum (TPU) Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, seusai Asar.*