Soal Kematian Lina Zubaedah, Polisi Singgung Bukti Utama

KLIKTREND.com – Misteri kematian Lina Zubaedah hingga kini masih ditelusuri dan sudah 17 saksi yang diperiksa.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Saptono Erlangga mengatakan, bahwa proses otopsi akan selesai 14 hari.

“Belum, dari hasil otopsi belum (ada) jadi kalau pun ada (hasil otopsi) akan kami rilis nanti,” ujar Saptono dikutip dari TribunNews, Selasa (21/1/2020).

Lina Zubaedah
Foto/TribunNews

TrendingPutri Delina Dapat Warisan dari Mendiang Lina Jubaedah, Begini Jumlahnya

Singgung Bukti Utama Soal Kematian Lina Zubaedah

Sudah sekitar 17 saksi diperiksa atas kematian Lina. Polisi justru ungkap hal utama yang menjadi bukti terpenting meninggalnya mantan istri Sule.

Kematian Lina, mantan istri Sule masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga Sule khususnya sang putra sulung, Rizky Febian.

Kini demi membuktikan sederet kejanggalan kematian Lina, sebanyak 17 saksi sudah diperiksa oleh polisi.

Satu dari 17 saksi tersebut adalah Teddy, suami Lina yang menikahinya Januari 2019 silam.

Sebanyak tiga kali polisi sudah meminta keterangan Teddy atas kematian Lina yang disebut-sebut terlalu mendadak ini.

Kendati demikian, polisi mengungkap ada hal terpenting yang menjadi bukti utama atas kepergian Lina.

Ia mengatakan, polisi sudah melakukan pemeriksaan kepada semua saksi termasuk perawat dan satpam Rumah Sakit Al Islam.

Polisi sudah memeriksa 17 saksi atas laporan Rizky Febian terhadap kematian Lina Jubaedah.

“Ya, saksi ini, kan, seluruhnya 17 yang sudah kami ambil keterangan dari keluarga, kerabat, kemudian suami, termasuk sopir yang mengantar, asisten rumah tangga yang ada di rumah itu, sama dari rumah sakit dokter, perawat sama satpam, karena waktu penanganan awal, saat almarhum dibawa ke Rumah Sakit Al Islam, penyidik perlu untuk mengambil keterangan,” kata Saptono.

Trending: Tak Disangka Teddy Bongkar Isi Perjanjian Nikah dengan Lina Zubaedah

Kemungkinan Teddy Diperiksa Kembali

Polisi juga membuka kemungkinan kembali memeriksa suami Lina, Tedy Pardiyana, jika dibutuhkan.

“Suami (almarhum) sudah tiga kali kami mintai keterangan, ya nanti kalau ada perkembangan baru dan informasi yang perlu dimintai keterangan dari suami, ya kami panggil ulang,” ucapnya.

Erlangga belum mau mengambil kesimpulan apapun terkait meninggalnya Lina.

Ia akan menunggu hingga hasil otopsi keluar.

“Yang paling utama itu, kan yang berdasarkan hasil dari otopsi dulu dari hasil otopsi nanti sudah ada kemudian kami analisis dan akan kami sampaikan hasil dari itu,” kata Saptono.

Sebelumnya, Lina Jubaedah meninggal dunia pada Sabtu (4/1/2020).

Putra sulung Sule dan Lina, Rizky Febian menganggap janggal kematian Lina dan melaporkannya kepada polisi.

Buntut laporan tersebut, jenazah Lina telah diotopsi dan makamnya dipindahkan ke Ujung Berung, Jawa Barat.*

Terkini

Gratis Berlangganan

Dapatkan update trending topic Indonesia terkini dengan gratis berlangganan artikel Klik Trend.