Penyanyi Rama Aiphama Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

Kabar meninggalnya Rama dibenarkan oleh Sam Alatas, salah satu kerabat Rama saat dihubungi awak media.

Foto Kolase/Ist

KLIKTREND.com – Berita duka kembali mengguncang dunia hiburan tanah air atas meninggalnya penyanyi era 1980-an, Rama Aiphama.

Penyanyi Sayyid Muhammad bin Syagab Al-Idrus atau yang lebih dikenal dengan sebutan Rama Aiphama, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020).

Diketahui penyanyi Rama Aiphama yang tenar di tahun 1980-an mengembuskan napas terakhir dalam usia 63 tahun.

Rama Aiphama
Foto Rama Aiphama/Ist

TrendingTernyata Betrand Peto Bukan Anak Angkat, Begini Penjelasan Ruben Onsu

Rama Aiphama, Penyanyi dan Penulis Lagu

Kabar meninggalnya Rama dibenarkan oleh Sam Alatas, salah satu kerabat Rama saat dihubungi awak media.

“Benar kabar itu, saya dapat dari WA keluarga,” kata Sam, Rabu (11/3) dikutip dari Kompas.com.

Namun, Sam sendiri tidak mengetahui penyebab kematian Rama. “Tapi kalau sakit apa, saya tidak tahu karena saat ini saya juga ada di luar kota,” ujarnya lagi.

Rama Aiphama dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu yang kerap berpenampilan nyentrik.

Busana khasnya adalah pakaian warna-warni mencolok dipadu topi khas dan menjuntai-juntai. Musiknya beraliran melayu, dangdut, dan keroncong.

Rencananya jenazah Rama akan dimakamkan di TPU di kawasan Cimanggis, Jakarta Timur.

TrendingDikritik Netizen Karena Manggung di Masa Iddah, Ini Sosok Penguat BCL

Kronologi Meninggalnya Rama Aiphama

Anak kedua mendiang Rama Aiphama, Kemal Aiphama mengungkapkan kronologi meninggalnya sang ayah.

Kemal mengatakan, sebelum sang ayah meninggal, ia sempat mengeluhkan lambungnya yang sakit pada Selasa (10/3/2020) malam.

Kemal mengatakan, sekira pukul 03.00, Rabu (11/3/2020) dini hari, Rama masih mengeluhkan lambungnya yang sakit.

Lalu, sang ayah meminum obat untuk meredam penyakit pada lambungnya tersebut. Namun, rasa sakit pada perut Rama pun tak hilang.

Sehingga sanak keluarga terdekat di arahkan untuk ke kediamannya.

“Sampai jam 3 perutnya masih sakit terus. Setelah minum obat, katanya masih sakit banget. Akhirnya, semua keluarga disuruh ke rumah,” kata Kemal di rumah duka, Condet, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).

Kemal berujar, ketika menjelang Subuh, Rama pun meminta Kemal untuk ditemani ke kamar kecil.

Rama pun dibopong Kemal ke arah kamar kecil. Namun, belum sampai, Rama pun terjatuh.

“Saat saya angkat mau jalan ke kamar kecil, jalan dikit doang, sudah jatuh dan enggak bisa bangun lagi. Enggak sempat ada penanganan medis. Saya juga enggak kira secepat itu,” ungkap Kemal.*

Exit mobile version