Trending Topic – Meski non Muslim, Sarwendah Tan mengajarkan kepada putra sulungnya, Betrand Peto Putra Onsu tentang arti puasa dan toleransi dalam perbedaan.

Hal ini terungkap dalam video di Kanal YouTube The Onsu Family bertajuk Coretan Sarwendah – Mengajarkan arti puasa “PENTINGNYA SALING MENGHORMATI”, yang dipublikasikan pada Sabtu (2/5/2020).

Dalam Video tersebut Sarwendah mengungkapkan bagamana cara dirinya mengajarkan sang anak tentang arti puasa dan saling menghormati.

TrendingHadiri Pemakaman Ashraf Sinclair, Ariel Noah Tenangkan Hati BCL

Sarwendah Tan Jelaskan Arti Puasa Kepada Betrand

Diketahui, Betrand Peto memang lahir di dan dibesarkan hingga usia remaja di NTT yang mayoritas penduduknya beragama Kristen.

Tidak mengherankan jika putra sulung Ruben Onsu dan Sarwendah Tan ini belum memahami banyak hal tentang bagaimana pentingnya kebersamaan dalam perbedaan di tengah kehidupan Jakarta.

Oleh karena itu sang ibunda, Sarwendah Tan pu memberikan pemahaman kepada Betrand tentang arti puasa dan pentingnya saling menghormati di bulan Ramadhan ini.

“Di bulan Ramadhan tahun ini menjadi tahun pertama menjelaskan ke Koko tentang apa itu puasa?,” tulis Sarwendah dikutip Kliktrend.com pada Minggu (3/5/2020).

“Dan Kenapa kita harus saling menghormati?,” lanjutnya.

Sarwendah mengungkapkan bahwa pengetahuan seperti itu harus dijelaskan kepada anak-anaknya sejak usia dini.

“Itu harus dijelaskan ke anak-anak bagaimana menghormati keyakinan orang lain,” tulisnya.

Sarwendah juga mengungkapkan alasan dirinya mengajarkan Betrand Peto tentang arti puasa dan pentingnya saling menghormati kepada putranya itu.

“Karena Koko banyak yang dia tidak mengerti tentang arti puasa itu apa? Awal, saya ajarkan lakukan pekerjaan yang bisa di kerjakan sendiri ya koko dan cici,” ungkap Sarwendah.

Sebagai seorang ibu, Sarwendah pun berkewajiban memberikan pemahaman kepada anak-anaknya.

Ibu tiga anak itu memberikan penjelasan kepada Betrand tentang puasa agar sang anak bisa memahaminya.

“Lalu koko bilang “kenapa gak mereka kerjakan sendiri bun? Kan kita gak tahu mereka mau makan apa?

Lalu saya jawab, “yang kita siapkan itu takjil ya koko. Makanan manis untuk mereka makan awal untuk batalin puasanya”

Lalu koko bilang Dosa dong bun kalau kita suruh mereka batal hahaha.. Dasar polosnya anak-anak

Lalu saya jelaskan lagi, bukan begitu maksudnya, jadi batalin itu setelah puasa full mereka makan takjil lalu sholat dulu lalu baru makan besar…”

“Oiya bun, ok, Koko tahu sekarang dan koko kalau ketemu orang yang berpuasa jangan lupa bilang selamat berpuasa ya..”

Ketemu siapa pun ya bun? Iya itu tandanya kita menghormati mereka-mereka yang berpuasa,” tulis Sarwendah.

Sarwendah dan Betrand Peto
Foto Instagram/@ruben_onsu

Trending: Potong Rambut Sendiri, Begini Penampilan Baru Ariel NOAH

Cerita Sarwendah Tentang Thalia dan Betrand Peto

Dalam video, Sarwendah Tan juga menceritakan tentang kedua anaknya, Thalia Putri Onsu dan Betrand Peto di puasa hari kedua.

“Di puasa hari kedua koko dan cici makan di tempat biasa dia makan. Dan disini lucunya kalau dia makan pas ada yang puasa lewat..

Mereka langsung diam dan taro sendok makannya dengan mulut gak berani ngunyah..hahah

Lalu aku bilang gak apa-apa koko cici, kan kita gak makan di depan mereka tapi kan mereka lewat-lewat

“Ya mereka kan kerja koko jadi mondar mandir mah biasa, dan bukam koko dengan sengaja makan yang buat mereka ngiler…”

“Dan mereka udah dewasa kok jadi tahu kalau koko dan cici itu sopan kok. Iya kan cici anak-anak jadi gak apa-apa kalau makan hahaha..”

Tapi gak boleh sengaja buat mereka ngiler atau nawarin makanan saat dia puasa ya..”

“hahaha…bukan gak boleh sharing kan mereka lagi puasa, dan nanti kalau waktunya bukan puasa baru mereka makannya..”

“Kalau cici bingung nanti kalau mau sharing tanya bunda aja ya..”

Inilah keadaan anak-anak yang lagi ceriwis jadi kita harus menjelaskan dengan nalar yang bisa di terima oleh anak kita dengan baik

“hahaha…bukan gak boleh sharing kan mereka lagi puasa, dan nanti kalau waktunya bukan puasa baru mereka makannya..”

“Kalau cici bingung nanti kalau mau sharing tanya bunda aja ya..”

Inilah keadaan anak-anak yang lagi ceriwis jadi kita harus menjelaskan dengan nalar yang bisa di terima oleh anak kita dengan baik,” ungkapnya.

Dalam coretannya Sarwendah juga tidak lupa menyinggung tentang agama yang sering dipertanyakan banyak orang.

Nah sekalian nulis ini aku sekalian cerita…

Kadang masih ada aja yang nanya-nanya apa sih agamanya..

Atau ada kata-kata “ow orang china ya..ow itu ya..”

Hihi..kalau aku sih gak apa-apa emang wajahnya terlihat…

Di Coretan ini saya mau nulis…

Sebenarnya apa yang kami lakukan tidak mengubah keyakinan kami…

Jadi temen-temen seimanku jangan ada pertanyaan lagi dan keraguan lagi..

Karena kalau kata suamiku…

“diemin aja, kalau ada yang bahas agama atau imen kita..”

Iman kita itu ada di hati kita dan di pikiran kita, tidak perlu menjelaskan apa keyakinan kita…

Doakan yang terbaik saja untuk mereka jangan dibales-bales dan kami mengajarkan anak-anak kami bagaimana bisa menghormati

Menyayangi dan menghargai sesamamu dimana kalian berada nanti kerena di mata Tuhan kia sama..

Sekian dulu ya coretan aku kali ini…

Selamat menjalankan ibadah puasa untuk kalian yang menjalakannya…,” tutup Sarwendah Tan. *