People & CelebTerkenal Cantik, Sophia Latjuba Mengaku Pernah Tidak Naik Kelas

Terkenal Cantik, Sophia Latjuba Mengaku Pernah Tidak Naik Kelas

Kliktrend.com – Artis cantik Sophia Latjuba menceritakan beberapa fakta mengejutkan tentang pendidikannya sebelum seterkenal sekarang.

Sering tampil mempesona dan seksi, perjalanan mencari ilmu mantan kekasih Ariel NOAH itu tidak selalu berjalan mulus.

Trending: Penghina Anak Nikita Mirzani Akhirnya Dituntut 1 Tahun Penjara

Dalam sebuah pengakuannya baru-baru ini, Sophia Latjuba menyebutkan bahwa dirinya pernah tidak naik kelas saat pertama kali pindah ke Indonesia.

Sophia Latjuba Kesulitan dalam Pelajaran


Cerita tersebut dibagikan Sophia Latjuba saat hadir sebagai bintang tamu di acara CeritaMasaKecilku di kanal YouTube Pita Kuning pada 28 April 2022.

Kepada Pandji Pragiwaksono selaku pembawa acara, perempuan 51 tahun menyebut pelajaran Bahasa Indonesia sebagai penyebab dirinya tidak naik kelas.

“Matematika gue berapa? Sembilan. Karena gue nggak bisa bahasa, Bahasa Indonesia gue lima. Nggak dinaikin loh,” kata Sophia Latjuba.

Trending: Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual, Hotman Paris Siap Polisikan Iqlima Kim

Sophia lantas menjelaskan kenapa dirinya bisa tidak naik kelas hanya karena tidak lulus pelajaran Bahasa Indonesia.

“Dulu kan kalau PMP merah, Bahasa Indonesia merah, agama merah, nggak naik,” ujar sang aktris.

Sophia Latjuba Trauma Sekolah

Terkenal Cantik, Sophia Latjuba Mengaku Pernah Tidak Naik Kelas
Foto: Kliktrend.com – Web/@suara

Meski hanya terbentur masalah regulasi, Sophia Latjuba tetap sakit hati dengan kebijakan tersebut.

“Gue seorang anak yang selalu ingin jadi terbaik. Sedangkan ini adalah anak yang tidak bisa Bahasa Indonesia,” kata ibu Eva Celia ini.

Trending: Putri Anne Ternyata Izinkan Arya Saloka Cium Perempuan Lain

“Matematika gue bagus, sains gue bagus, bahasa gue juga bisa belajar. Satu tahun lagi pasti gue bisa Bahasa Indonesia,” ujarnya lagi.

Kebijakan tersebut bahkan membuat Sophia Latjuba sempat kehilangan semangat untuk pergi ke sekolah.

“Habis itu, aku nggak suka pergi ke sekolah lagi,” kata perempuan berdarah Jerman ini.*

Terkini