KLIKTREND.com – Video seorang Kapolsek berlutut memohon saat melindungi seorang pria dari amukan massa viral di media sosial.

Dilansir Kliktrend.com dari Kanal YouTube tvOneNews, yang dipublikasikan pada (10/11/2019), dalam video tampak seorang pria mengenakan seragam polisi tengah berlutut di hadapan massa yang sedang mengamuk.

Belakangan terungkap bahwa pria yang mengenakan seragam polisi itu ternyata adalah seorang Kapolsek Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Trending: Betrand Peto Akan Kolaborasi Bareng 4 Artis Terkenal Tanah Air

Berlutut Memohon

Video tersebut diunggah di Facebook yang kemudian juga diunggah oleh akun Instagram @infotabadaeng.

Video tersebut memperlihatkan kerumunan massa membawa parang dan bambu mengitari tiga orang yang tersungkur di tanah.

Salah satu orang tersebut tergeletak tak berdaya di tengah-tengah pepohonan pisang. Sedang dua orang lainnya berlutut di depan dan belakang orang yang tergeletak tersebut.

Yang menjadi perhatian adalah seorang yang berlutut tersebut terlihat memakai seragam anggota kepolisian.

Pria berseragam polisi tersebut bersujud dan memohon kepada kerumunan massa untuk tidak melakukan tindakan brutal.

“Aja Pak, Aja, Kasi!!! (Jangan Pak Jangan, Kasian)” Dengan tangan menyembah sambil berteriak memohon, orang yang diduga Kapolsek tersebut berlutut di hadapan massa.

Kapolsek Cempa
Capture Youtube TVOneNews

TrendingPindah Agama, 5 Artis Ini Hebohkan Warganet di 2019

Kapolsek Berlutut demi Melindungi Seorang Pria

Sejumlah warga berdatangan dengan membawa parang dan balok dan hendak menghabisi nyawa pria yang telah tergeletak tak bernyawa di tengah-tengah pohon pisang tersebut.

Namun, pria berseragam polisi yang diduga adalah Kapolsek Cempa di Pinrang itu menghalangi niat warga yang akan berbuat anarkis.

Sosok polisi tersebut diduga adalah Iptu Akbar, anggota polisi sekaligus Kapolsek Cempa.

Dalam keterangan unggahan bahkan menuliskan aksi Kapolsek tersebut mendapat sorotan dan pujian dari berbagai pihak.

“Aksi seorang polisi menghentikan tindak brutal massa di Pinrang menuai simpati banyak masyarakat.

Dari video yang beredar, terlihat aksi dilakukan di sebuah kebun, dan terdapat tanaman pohon pisang.

Kapolsek berlutut memohon
Capture Youtube TVOneNews

TrendingViral Penampakan Tangan Misterius di Samping Betrand Peto, Ini Kata Ruben Onsu

Warga Mendukung Kapolsek

Sejumlah massa datang dengan membawa parang dan balok hendak menghabisi seorang pria pekerja tambang yang berlindung di pohon pisang tersebut.

Namun, anggota polisi yang diketahui bernama Iptu Akbar yang merupakan Kapolsek Cempa, bermaksud melerai dan membujuk massa untuk menghentikan aksinya.

Iptu Akbar terlihat rela duduk bersimpuh untuk memohon kepada massa agar tidak main hakim sendiri.

Lalu, beberapa dari orang-orang tersebut ikut mendukung Iptu Akbar untuk tidak melakukan perbuatan brutal.

Dalam postingan Humas Polri menyampaikan bahwa aksi Iptu Akbar tersebut mendapat sambutan banyak pihak.

Trending: 11 Potret Cantik Polwan Marselina Oktavianti yang Jago Silat

Mendapat Simpati dari Masyarakat

Salah satunya tokoh pemuda, Muhammad Nur, yang mengaku salut dan simpatik terhadap sang kapolsek.

“Beliau seorang Perwira Kepolisian dengan jabatan Kapolsek, tetapi rela bersimpuh memohon belas kasih warga demi menyelamatkan nyawa seorang pekerja tambang yang sudah terluka terkapar tak berdaya dari amuk massa.

Kami salut dan simpatik atas tindakan beliau, dan hal seperti inilah yang perlu mendapatkan atensi penghargaan dari Pimpinan Polri,” kata Muhammad Nur, salah seorang tokoh Pemuda Pinrang dan juga sebagai wakil ketua di organisasi Pemuda Muhammadiyah Cabang Pinrang, Jum’at 8 November 2019.*