KLIKTREND.com – Media sosial tengah diramaikan oleh video sosialisasi dua orang perempuan terhadap warga untuk tidak memilih Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Menurut kedua perempuan dalam video yang viral tersebut, Jokowi diisukan akan melarang azan dan melegalkan pernikahan sejenis.

Dalam video yang beredar itu, dua orang perempuan itu berbicara dalam bahasa sunda kepada warga dalam kampanye door to door. Kepada warga mereka menuturkan, Jokowi akan melarang azan dan membolehkan pernikahan sesama jenis.

[wonderplugin_video iframe=”https://www.youtube.com/watch?v=rFxZT_Zjuxo” videowidth=600 videoheight=400 keepaspectratio=1 videocss=”position:relative;display:block;background-color:#000;overflow:hidden;max-width:100%;margin:0 auto;” playbutton=”https://www.kliktrend.com/wp-content/plugins/wonderplugin-video-embed/engine/playvideo-64-64-0.png”]

Baca jugaModel Cantik Ini Lelang Keperawanan Seharga 38 Miliar

Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tieung. Awewe jeung awene meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin,” kata perempuan di video yang viral.

Jika diartikan, ajakan itu memiliki arti: Suara azan di masjid akan dilarang, tidak akan ada lagi yang memakai hijab. Perempuan sama perempuan boleh kawin, laki-laki sama laki-laki boleh kawin.

Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin menegaskan itu adalah hoax. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya hasutan bernada hoax.

Baca jugaGeger Hujan Es yang Melanda Wilayah Sleman

“Ngawur itu. Itu fitnah dan hoax, ada hoax begitu, ada juga Departemen Agama dibubarkan, macam-macamlah isu keagamaan, dan tidak benar itu. Jadi ini masyarakat jangan percaya itu fitnah dan hoax,” ungkapnya kepada wartawan (24/2/2019).*

(Detik)